Lantunan kidung dari biolamu

mengalun merdu

Menyentuh jiwaku yang sedang merindu

Guratan di wajahmu beradu sendu

Bukti suka duka dalam hidupmu

 

Biola usangmu selalu menemanimu

Mengais rupiah demi rupiah

Betapa hidup ini penuh rintangan

Mengusik kalbu yang bermuram durja

 

Kudengarkan setiap nada yang kaumainkan

Menggelincir terukir dalam benakku

Meski hanya sedikit yang menghargaimu

Gesekan itu terus membara

berlagu dalam bising suara kendaraan

 

Bapak, suatu hari akan kurindukan

setiap kidung yang kaumainkan

setiap nada yang kauukir

setiap perjalanan kehidupan di wajahmu

dan setiap harapanku untukmu

di gumam doa tengah malam