SMA Negeri 1 Subang dalam Festival Literasi Sekolah 2017

SMA Negeri 1 Subang dalam Festival Literasi Sekolah 2017

Menjadi satu dari sedikit sekolah yang diberi kepercayaan menjadi peserta pameran di Festival Literasi Sekolah  adalah pencapaian yang patut di banggakan oleh SMA Negeri 1 Subang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Festival Literasi Sekolah yang diselenggarakan pada tanggal 27-29 Oktober 2017 di Plasa Insan Berprestasi, Gedung A Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan Jakarta adalah puncak perayaan literasi dan sekaligus sebagai pencanangan Gerakan Literasi Nasional yang dibuka oleh Menteri pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. SMA Negeri 1 Subang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan SMA sebagai perwakilan sekolah skala nasional tingkat SMA yang dianggap konsisten, memiliki komitmen tinggi dan inovatif dalam menjalankan salah satu program unggulan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Program gerakan Literasi Sekolah yang sudah dijalankan di SMA Negeri 1 Subang berawal dari terpilihnya sekolah ini menjadi salah satu dari 13 sekolah model percontohan pertama program penumbuhan budaya literasi di tahun 2015. Gerakan literasi Sekolah yang dijalankan tidak hanya menyasar kepada sekelompok atau komunitas siswa namun dilakukan secara masif dan masal dimana lebih dari 1000 siswa dilibatkan secara aktif dalam upaya meningkatkan budaya membaca dan menulis sebagai tahap awal pelaksanaan program nasional  yang dilakukan setiap hari berkelanjutan.

Program GLS yang dijalankan pada prosesnya tentu tidak semudah seperti yang dibayangkan karena masih banyak terkendala satu dua lain hal.  Beruntungnya, para pegiat literasi di sekolah ini  didukung oleh manajemen sekolah yang secara simultan memberikan wadah dan fasilitas demi keberlangsungan program GLS. Pada tahun kedua, program GLS tidak lagi dijadikan sebagai program percontohan namun sudah menjadi program wajib sekolah yang harus dilaksanakan terintegrasi dengan program-program sekolah lainnya.

Sejumlah inovasi diciptakan semisal dengan adanya pengintegrasian program penumbuhan budi pekerti yang mencakup 7 aspek budi pekerti luhur yang tercakup dalam permendikbud nomor 23 tahun 2015 sehingga seluruh program unggulan sekolah sifatnya saling dukung dan berkelanjutan.

Inovasi terbaru yang menjadi nilai jual baru di sekolah ini adalah dengan dibangun dan dikembangkannya website literasi sebagai wadah bagi siswa, guru dan alumni menuangkan hasil karya tulisnya agar mampu dinikmati bukan saja oleh warga sekolah namun dapat diakses oleh umum. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi warga sekolah untuk berbagi semangat, dan karya nyata dalam literasi sekaligus juga menjawab tantangan era milenial dimana penggunaan media digital adalah suatu keharusan.

Komitmen, konsistensi dan inovasi yang dikembangkan di SMA Negeri 1 Subang terbukti membawa sekolah ini maju dalam tingkat nasional dalam Festival literasi sekolah 2017.

Leave a Reply