Hujan Bulan Oktober

Hujan Bulan Oktober

Hari kemarin telah berlalu

hari ini akan segera sirna

seperti engkau yang akan pergi

meninggalkanku sendirian lagi

 

Betapa hati ini terpaku kepadamu

hanya kepadamu

lelaki yang datang tiba-tiba

dan pergi tanpa jejak

 

Hujan baru saja menyapa

menggoreskan kenangan lama

yang kusimpan dalam-dalam

mengerak membatu dalam kalbu

 

Kudengar suara pesawat

tepat di atas kotaku

aku yakin kau ada di sana

pergi jauh dari negeriku

 

Baru kali ini aku ingin hujan datang lagi

hatiku begitu gersang

menyepi dalam gelapnya malam

terbuai asmara air mata

 

Hujan sapalah daku

biarkan diriku hanyut

meninggalkan omong kosong cinta

meninggalkan yang harus kutinggalkan

 

Percikkanlah air kehidupan

biar aku tahu suka duka dunia

menghapus kenangan lara

tentang godaan nurani

 

Betapa aku terpaut dengannya

namun tak bisa menyatu

betapa aku ingin melepasnya

tapi hati ini melarang

hati ini memasukkanku ke dalam jurang

yang kau sebut cinta

 

Hujan kemarilah

Sapalah daku

Enyahkan sejenak air mataku

Leave a Reply