Category: Cerpen

The little angry boy

The little angry boy

Once upon a time there was a boy that had a bad temper. He lived with his father in a city, he was the only hope for his father. The first day of school , he packed everything inside his bag. He went to school in a hurry, then arrived at half past seven. He…

Read More Read More

A Holy Fence

A Holy Fence

One day, a father and his son were hugging each other. After that, they were eating hot hamburgers at central park. His father was a headmaster of high school with a bowl-cut hair that would retire. His son has a bad temper, because he always hopes to get half father’s heritage. Everyday his son always…

Read More Read More

Sosok dalam Hujan – Bagian I

Sosok dalam Hujan – Bagian I

Bagian I Di tengah hujan kulihat ia menatap tajam ke arahku, matanya coklat kehitaman, sedikit samar oleh air hujan, wajahnya tirus berkeriput, tubuhnya ditutupi jubah hitam lusuh yang kebas oleh hujan, tubuhnya sedikit gemetar. Kucoba hiraukan tatapannya dan segera pergi dari persimpangan jalan ini. Sudah ketiga kalinya aku bertemu sosok misterius itu, selalu di tempat…

Read More Read More

Kucing Apartemen 204

Kucing Apartemen 204

Namaku Daniel. Aku baru saja pindah ke kota untuk melanjutkan pendidikanku ke jenjang yang lebih tinggi. Bisa dikatakan aku ini termasuk keluarga royal, walau aku berasal dari desa, haha. Menurutku apartemen lebih cocok untukku dibanding dengan nge-kos. Biasanya sebuah apartemen selalu ramai ditempati kalangan orang-orang kaya, oleh karena itu bagiku apartemen adalah pilihan yang tepat.…

Read More Read More

Kenangan yang Muncul Kembali (PROLOG+Eps 1)

Kenangan yang Muncul Kembali (PROLOG+Eps 1)

Hujan deras sedang mengguyur bumi sore ini. Jalanan sangat sepi, tidak ada kendaraan yang berlalu-lalang. Yap, seperti dugaan ku saat nya bermain hujan-hujanan. Bagi sebagian besar anak kecil seperti kami, hujan adalah suatu berkah sebagai waktu bermain kami. “Renaldy, maen yuk” terdengar suara dari luar rumah “Hai Qaila, kok kamu cuma sendiri? Yang lain mana?”…

Read More Read More

Hujan Kedua

Hujan Kedua

  Sore itu, hujan mempertemukannya dengan seorang lelaki pemilik payung berwarna navy. Kehangatan yang ia berikan lewat payung tersebut membuatnya menyimpan sebuah perasaan yang semakin hari semakin mendalam. Dan sekarang, ia terjebak dengan perasaan yang tak berbalas itu.   Ini kisahku dengan seorang pria pemilik payung berwarna navy. . . . . .   Sore…

Read More Read More

isatkepske kadit iauses atilaer

isatkepske kadit iauses atilaer

     Hidup ini sangat menarik. Setiap hari kita dapat bertemu kembali dengan sang mentari. Bertemu dengan orang-orang dengan senyuman yang berseri. Dan menjalani hidup sepenuh hati.      Namaku Alta Najendra. Aku hanyalah seorang pandai besi biasa yang hidup di sebuah rumah sederhana hasil kerja kerasku sendiri. Masih banyak di kehidupan ini yang ingin…

Read More Read More

Kisah Serigala dan Anak Manusia

Kisah Serigala dan Anak Manusia

Irgi memasuki rumahnya dengan diam-diam. Ia baru saja pulang malam karena bermain dulu di rumah temannya. Namanya juga ABG, pasti banyak godaan bermain. Alhasil ia harus berperilaku layaknya maling untuk memasuki rumahnya sendiri. Matanya melirik kesana kemari agar tidak dilihat oleh siapa pun. Gawat sekali kalau dia ditemukan oleh ibunya. Mungkin dia tidak akan tidur…

Read More Read More

Waktu di Saat Ia Pergi

Waktu di Saat Ia Pergi

            Satu per satu orang keluar masuk hotel ini, tak ada yang menyalahkan mereka, toh mereka mengeluarkan uang cukup banyak guna menikmati fasilitasnya. Semua orang bebas melakukan apapun asalkan menuruti tata tertib.             Sabana mengambil sebuah payung di rak penyimpanan payung dekat pintu keluar hotel, ia membuka payung tersebut sebelum ia melangkahkan kaki ke luar,…

Read More Read More

The Last Guardian : Blue Ice – Part 2

The Last Guardian : Blue Ice – Part 2

Salju Pertama Seorang gadis berusia 17 tahun  duduk disebelah jendela rumahnya, bajunya terlihat kusam dan pakaian hangatnya nampak sudah agak robek. Cuacanya sangat dingin, Ibunya menyuruhnya mengumpulkan kayu bakar di hutan. Rumahnya tua, semuanya terbuat dari kayu. Sebentar lagi musim dingin, suhu dalam rumah akan benar-benar sangat dingin.  Ada perapian, 2 kamar tidur dan satu…

Read More Read More